Harga Kedelai di Pasar Magetan Naik 4 Kali

0
7
Kedelai
Space Iklan

MAGETAN – Dalam sebulan terakhir harga kedelai di sejumlah pasar di Kabupaten Magetan mengalami kenaikan sebanyak empat kali. Kenaikan itu mulai dari Rp 10 ribu hingga 12 ribu per kilogram.

Meski harga kedelai terus mengalami kenaikan, namun stok dipasaran masih aman. Para pedagang mengaku mengaku tidak mengalami kesulitan untuk mendatangkan kedelai import dari luar kota seperti Kabupaten Ngawi, Kabupaten Sragen, Surabaya maupun dari Kota di wilayah Jawa Barat.

“Kami tidak kesulitan untuk mendatangkan barang, tapi ya itu harganya memang sudah mahal,” kata Harni salah seorang pedagang kedelai, sebagai dikutip kominfo Magetan.

Meski harga kedelai mengalami kenaikan, menurut Harni pengrajin tempe maupun susu kedelai serta tahu yang menjadi langgannya tak terlalu mengeluhkan kenaikan harga. Mereka hanya mengurangi jumlah pembelian untuk menyiasati kenaikan harga kedelai. “Paling banyak pelanggan disini itu pembuat susu kedelai sama tempe. Pelanggan hanya pasrah dengan kenaikan harga,” ucapnya.

Kenaikan harga menurut Harni turut mempengaruhi pendapatannya sebagai pedagang kedelai. Ditengah kenaikan harga yang cukup cepat pedagang hanya bia pasrah karena untuk mengambil untung terlalu banyak juga sangat riskan. “Mereka biasanya mengurangi jumlah pembelian kedelai kalau kenaikan cukup cepat seperti ini. Otomatis jumlah pembelian menurun mempengaruhi pendapatan kami juga,” ujarnya.

Harni mengaku belum bisa memastikan sampai kapan kenaikan kedelai akan terjadi. Dia berharap adanya kenaikan harga tidak membuat ketersediaan kedelai dipasaran langka. “ Semoga tidak langka karena kalau sudah mahal barang langka itu menyusahkan masyarakat,” pungkasnya.

Share this:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here