Rakor Penanganan Covid-19 Terkait New Normal di Desa Temboro-Magetan

0
64
Suasana Rakor Covi-19 di Pemkab Magetan.
Space Iklan

MAGETAN | GADING.NEWS — Rapat Koordinasi  (Rakor) membahas rencana pembukaan kawasan Desa Temboro, Magetan, dalam penerapan new Normal penanganan Covid-19, dilaksanakan Sabtu (30/05/2020) di Pemkab Magetan.

Rakor dipimpin langsung Bupati Magetan, dr. Drs H Suprawoto SH. Msi, diikuti Forkopimda Magetan, dan jajaran terkait, termasuk diantaranya perwakilan dari Muspika Karas, dan perangkat Desa Karas.

Menurut Bupati Suprawoto, terkait dengan Desa Temboro, 4 dinyatakan sembuh, 4 menunggu hasil rapidtest. ”Saya berharap dengan rapidtest, tersebut bisa memutuskan kawasan Temboro dari covid-19,” katanya dalam sambutannya.

Dengan hasil tersebut, lanjut Suprawoto, diharapkan new normal bisa berjalan dengan baik. masyarakat harus mengikuti aturan dari kehidupan new normal. jangan sampai masyarakat mempunyai pemikiran pemerintah menutup pasti ada dasarnya.

”Untuk itu semua elemen bisa bekerja sama. Agar Magetan bisa normal kembali. Sehingga siap untuk memasuki kehidupan new normal. Tolong pak Lurah sampaikan ke masyarakat. supaya bisa memahami tentang aturan untuk membuka  kawasan tersebut,” jelas Suprawoto.

Terkait dengan bantuan, Suprawoto juga menyebutkan bahwa bantuan belum merata. Karena datanya data dari bawah. Hanya nama yang diajukan tidak sesuai dana bantuan yang turun. ”Akhirnya bisa di backup dari dana desa. Kalau tidak masuk di situ. bisa lewat jaring pengaman sodial. hanya memang harus diakui tidak bisa tercukupi semua,” katanya.

Meski demikian Suprawoto berjanji, bahwa keluhan terkait bantuan yang belum merata itu akan ditindaklanjuti. ”Keluhan bapak-bapak akan kami tindaklanjuti. Yang penting masyarakat juga bisa mengamankan, dan selalu mengikuti aturan,” tegasnya.

Bupati Magetan didampingi Dandim Magetan berbicara pada media usai rakor.

Untuk diketahui, bahwa untuk Pandemi Covid-19 di Magetan, mereka yang PDP, dan ODP semua  sudah melakukan isolasi mandiri yang ada di tiga titik. Dari Pondok Temboro, 4 dinyatakan sembuh. Dua lagi, menunggu hasil swab. Empat positif Covid-19 dari Temboro, 1 di RSUD Sukodono, dan tiga ODP melakukan isolasi mandiri.

Salah satu masukan disampaikan Dandim Magetan, Letkol Zci, Jumei Arisandy, SE. Menurut Dandim, untuk membuka suatu kawasan Temboro perlu banyak pertimbangan. karena itu sangat berdampak pada pemerintah daerah. ”Untuk itu supaya dimusyawarahkan secara masak masak. karena ini bisa sebagai acuan daereah lain,” katanya.

Memang harus segera dilaksanakan rapid test secara acak untuk masyarakat Temboro. Sebagai pertimbangan untuk membuka kawasan tersebut. Sambil menunggu hasil rapidtest.

”Hasilnya nanti sebagai landasan apakah PSBB di kawasan Desa Temboro bisa dicabut  . kita semua harus bisa memnyampaikan pada masyarakat Desa temboro supaya bisa memahaminya,” jelas Dandim.(ekomar)

Share this:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here