Kegiatan GSI 2019 Sosialisasikan Tentang Stunting Pada Ibu Hamil

0
190
Space Iklan

NGAWI | GADINGNEWS — Pada bulan Oktober 2019 TP PKK Kabupaten Ngawi adakan kegiatan sosialisasi GSI (Gerakan Sayang Ibu), lokasi di kecamatan Bringin kabupaten Ngawi. Dihadiri oleh para kader sekecamatan Bringin juga masyarakat Bumil. Yang difasilitasi oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa kabupaten Ngawi dibawah Kepala Dinas  Kabul Tunggul Winarno.

Materi yang dijelaskan tentang STUNTING. Stunting ditandai oleh pertama gagal tumbuh pendek (TB/U), kurus  (BB/U). Kedua gagal kembang  Gangguan Kognitif dimana lambat menyerap pengetahuan, lemah di matematika, Stunting (pendek dan defisit kognitif). Yang ketiga gangguan metabolisme tubuh potensi untuk terkena  penyakit tidak menular. Stunting terjadi akibat kekurangan  gizi berulang dalam waktu lama pada masa janin hingga usia 2 tahun pertama kehidupan.

ciri stunting tanda pubertas terlambat, perfoma buruk pada tes oerhatian dan memori belajar, pertumbuhan gigi terlambat, umur 8-10 tahun anak menjadi lebih pendiam tidak melakukan eye contact, pertumbuhan melambat, wajah tampak lebih muda dari usianya.

Dampak stunting, pertumbuhan fisik dan kognitif, resiko > terkena penyakit degeneratif, potensi mengalami bb lebih atau obesitas.  Pencegahan stunting, perlu diperhatikan asupan gizi dari segi kualitas dan kuantitas pada saat (ibu hamil, ibu menyusui , anak usia 0-12 bulan dan anak usia 12 tahun)

Zat gizi mikro yang berperan dalam pencegahan stunting antaranya kalsium yang terdapat pada  ikan teri kering, belut, susu, keju, kacang-kacangan. Iodium yang berfungsi bagi hormon tiroid yg mengatur metabolisme, pertumbuhan & perkembangan tubuh, adapun bisa terdapat dari pada ikan laut, udang, kerang. Zink fungsi  sebagai metabolisme tulang, penyembuhan luka, fungsi kekebalan & pengembangan fungsi reproduksi laki-laki, sumber makanan bisa didapat dari hati, kerang, telur, kacang-kacangan. Zat besi berfungsi dalam sistem kekebalan tubuh, pertumbuhan otak & metabolisme energi, sumber makanan yang terdapatdi hati, telur, ikan, kacang-kacangan, sayuran hijau &  buah-buahan. Asam sulfat berfungsi sebagai pembelahan & pertumbuhan sel, memproduksi sel darah merah &  mencegah anemia, bisa didapat bayam, lobak, kacang-kacangan, serealia & sayuran.

Hasil bulan timbang februari 2019, data pendek, sangat pendek, (bringin (28, 20, 2),  krompol (12, 7, 10), Mojo (9, 2, 13), Sumber Bening (49, 5, 8), Kenongorejo (58, 16, 5), Dero (23, 4, 1), Legowetan (23, 6, 8), Gandong (18, 6, 8), Suruh (5, 3, 0), Dampit (251, 83, 40).

upaya percepatan penurunan, pmt untuk mengatasi, kek pd bumil, ttd untuk anemia bumil, konsumsi garam  beriodium, asi ekslusif, pemberian asi sampai  usia 2 tahun didampingi  dengan mp asi adekuat imunisasi, Suplementasi zink, fortifikasi zat besi ke dalam makanan, obat cacing, vitamin A, tata laksana gizi buruk, penanggulangan malaria, pencegahan dan pengobatan diare, Cuci tangan dengan benar. Untuk intervensi gizi sensitif antaranya air bersih, sanitasi, fortifikasi-ketahanan pangan, akses kpd layanan kes dan kb, jkn  jampersal jamsos lain, pendidikan pola asuh ortu, Paud HI- SDIDTK, pendidikan gizi masyarakat, edukasi kesehatan seksual danreproduksi, serta gizi pada remaja, program padat karya tunai. (eko)

Share this:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here